Senin, 18 Desember 2017

Kepada Waktu Yang Telah Sampai








Kepada Waktu Yang Telah Sampai I

Demi waktu yang telah sampai
Memanggilmu dengan bahasa sederhana
Dari puncak kekosongan
-Ini tentang seorang yang harus berjalan menapaki puncak tembikar
Penuh terjal, berbalut gelap harus dilalui
Meski hanya sebatang lilin berpijar
Namun keyakinan menjelma doa

Ibu menjelma waktu
Memanggilmu degan rintih dan doa
Dari balik selimut dan sajadah tangannya terus menengadah
            -Mereka tak meminta apa-apa, sebatas membawamu pada kesempurnaan yang kekal
Dibawah bayang-bayang langit
Aku meminangmu dengan bahasa yang tak lagi sederhana
Kita saksikan saja dibalik jendela, ibu senantiasa tersenyum merona
Menantimu dengan balutan bunga dan sutera

Ini tentang waktu yang sudah tiba
Aku segera membawamu pada altar pelaminan
Mengikrarkan sebuah kata
Tentang janji setia
Dibawah bayang mata yang berkaca-kaca
Pasti mereka ingin bercerita tentang bahagianya kita
Menjaga bahtera rumah tangga
Dengan restu dan doa!

Dodo Lantang




Kepada Waktu Yang Telah Sampai II

Ketika telah tiba waktunya
Mereka menghantarku pada sebuah gerbang kehidupan baru
Menuju sebuah kesakralan sebagai manusia, bagi laki-laki yang hendak mempersunting wanita.
Mereka, kedua orang tuaku yang telah tuntas membesarkanku, melahirkan, merawat  hingga mendidik selayaknya manusia sejati hingga saat ini
Namun hingga kini baktiku belum genap seujung kuku

Mah, pah..
Sudah terlalu banyak air mata yang berlinang di setiap doa mu
Sekedar berharap aku menjadi lelaki yang mampu berbakti
Sudah teramat banyak kau beri kasih sayang  
Namun aku belum sanggup memberi rasa tenang
Sudah berapa lama kau bersabar
hingga anakmu tak lagi mampu membayar

mah, pah
mungkin kau masih ingat waktu aku kecil dahulu
betapa sayangnya engkau menimangku
diatas singga sana dan kereta kencana kau memujaku bagaikan raja
tak ada keluh kesah, tak ada benci, tak ada maki, tak ada lelah sampai kau tertidur pulas sendiri
Namun kau tetap hadirkan senyum mu yang terbaik didepan putramu ini

Mah, pah
aku ingin meminta satu hal padamu
tentang sebuah keinginan sederhana
yang aku tunggu sejak malam tadi
maukah kau memberi restu dan doa
agar pernikahan ini penuh hikmah dan suci

Ya Allah Ya Rahman Ya Rahiim
Lindungilah kami, ampunilah kami, izinkan aku menuntaskan kewajibanku sebagai laki-laki
Untuk mempersunting seorang wanita pilihan
Diatas ketentuan Mu Ya allah

Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim
Rahmatilah pernikahan kami
Jadikanlah keluarga kami kelak menjadi sakinah, mawadah, warahmah
Jadikanlah keturunan kami orang-orang yang taat kepadaMu, kepada MalaikatMu, kepada RosulMu, Kepada Kitab SuciMu, kepada Hari akhir serta qodha dan qodharMu
Serta persatukanlah kami atas ibadah dan rahmatMu!


                                                                                                                     Jakarta 16 Desember 2017



Tidak ada komentar:

Posting Komentar